Tampilkan postingan dengan label tips-trik sukses pacaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips-trik sukses pacaran. Tampilkan semua postingan

Rabu, September 12, 2007

Kapan Datangnya Cinta?

Cinta merupakan fitrah isi hati. Maka perasaan cinta tumbuh bersamaan dengan berfungsinya hati sebagai instrumen psikologis. Ada orang yang cepat dewasa, kebanyakan normal, tetapi ada juga yang lambat. Dalam usia 8-10 tahun, samar-samar perasaan cinta kepada lawan jenis sudah muncul meski selalu dibantah.

Pada puber pertama, ( 15-17 tahun) perasaan cinta selalu muncul dan mencari-cari obyek. Anak usia puber yang belum menemukan lawan jenis sebagai obyek cintanya akan didera rasa gelisah terus menerus. Tetapi ketika menemukan obyek cintapun bukan berarti hatinya tenteram, karena cinta masa puber bagaikan api yang menyala atau ombak yang menggulung. Cinta puber sangat membara tetapi ia juga mudah putus dan berganti. Ia indah, menggoda, tetapi juga penuh gejolak. Jarang sekali cinta puber berakhir dengan pernikahan.

Pasca puber pertama, sekitar usia 21-25, cinta yang muncul sudah merupakan perasaan yang mapan. Ia muncul bisa oleh pandangan pertama, bisa juga karena pergaulan setiap hari.

Cinta Pandangan Pertama
Biasanya dipicu bertemunya unsur daya tarik dan selera tertentu. Daya tarik itu bisa oleh sosok utuh seseorang, lirikan maut, senyumannya yang menawan, suaranya yang sangat merdu atau perilaku khas yang sangat mengesankan, daya tarik khas mana kemudian bertemu dengan orang yang memiliki selera khas pula.

Cinta tidak bisa dianalisa secara ilmiah, karena cinta bukan bagian ilmu, tetapi bagian dari rasa. Sebagaimana sulit menerangkan rasa manis gula, demikian juga sulit menguraikan gemuruh cinta. Bagi orang yang sudah merasakan manisnya gula, meski ia tidak sanggup menguraikan secara ilmiah, tetapi manisnya gula sudah menjadi haqqul yaqin yang tidak tergoyahkan oleh argumen apapun yang mengatakan bahwa gula tidak manis. Demikian juga orang yang telah merasakan manisnya cinta, ia tak pernah mau mendengar penilaian orang lain yang berdasar analisa.

Cinta pandangan pertama biasanya tulus, murni dan tidak berkonotasi sex. Adapun daya tarik bibir merekah, kening licin, pinggul, belahan dada, betis dan sebagainya bukanlah daya tarik yang memanggil cinta pandangan pertama, tetapi lebih pada daya tarik seksual.

Cinta Karena Biasa
Perasaan cinta juga bisa tumbuh karena berlangsungnya komunikasi yang lama, misalnya cinta antara dua orang yang kuliah bersama, teman sekerja, teman sependeritaan atau bahkan antara anak majikan dengan pembantu rumah tangganya. Bisa juga terjadi dua orang yang tadinya saling membenci, setelah lama menjadi saling mencinta. Mengapa? pergaulan yang lama, terutama pergaulan senasib sependeritaan akan memunculkan karakter sesungguhnya dari seseorang. Apakah orang itu penuh pengertian, jujur, setia atau sebaliknya.

Pengenalan keseharian dalam waktu lama akan mengubah pengenalan kognitif menjadi pengenalan afektif sehingga jika seseorang sudah dikenali karakternya sebagai orang yang menawan hati maka kesejukan, keceriaan, ketenangan akan terasa dalam kebersamaan. Sebaliknya perasaan kehilangan dan kesepian akan muncul jika berpisah, dan jika masih harus menunggu, rasa rindu mendera hatinya. Proses psikologis itulah yang mengukir hati mereka berdua dalam keindahan perasaan, dan selanjutnya dalam diri masing-masing terbangun imajinasi masa depan yang penuh harapan.

Tumbuhnya cinta karena biasa juga bisa terjadi antar orang yang sering bersurat-suratan, sering telpon-telponan, sering chatting, meski antara keduanya belum pernah bertatap muka, karena suara maupun ungkapan kata-kata bisa menembus hati hingga tertanam cinta.

Ilham Cinta
Perasaan cinta juga bisa tumbuh melalui ilham. Yang dimaksud dengan ilham di sini adalah suatu gagasan yang tiba-tiba tertanam kuat di dalam hati. Ilham seperti ini bisa didahului oleh pertemuan, pengenalan ide melalui bacaan, bisa juga oleh mimpi. Seorang gadis tiba-tiba jatuh cinta kepada seorang pemimpin sesaat setelah ia melihat bagaimana pemimpin itu pidato dan sejak itu sang pemimpin tak pernah bisa hilang dari hatinya, mendominir seluruh cita rasanya, malam menjadi impian, siang menjadi kenangan.

Ada juga seorang pembaca buku atau novel, sesungguhnya ia telah lama membaca buku itu, menyukai dan mengagumi tulisannya hingga pada suatu ketika tiba-tiba perasaannya mengkristal menjadi cinta, cinta kepada penulisnya, meski ia belum pernah berjumpa dengannya. Ilham juga bisa datang dari mimpi.

Disarikan dari tulisan Agus Syafii di mubarok-institute.blogspot.com

Selasa, Agustus 28, 2007

Mendeteksi Kebohongan Patologis

Bagimana kita tahu kapan orang lain berbohong? Ketika mulutnya bicara! Kenapa demikian? Karena bohong atau dusta sudah sangat mewabah! ”Orang rata-rata berbohong satu atau dua kali dalam sehari” ujar Dr. Charles Ford, psikiater dan profesor di University of Alabama, Birmingham.

Lalu, kapan kita bisa tahu kalau orang lain telah berdusta? Dr. Paul Ekman, profesor psikologi di University of California – San Fransisco dan penulis buku Telling Lies: Clues to Deceit in the Marketplace, Politics and Marriage, mengakui sangat sulit untuk mengetahui orang lain itu sungguh-sungguh berbohong atau nggak.

Bahasa tubuh saja, nggak cukup untuk dijadikan patokan menilai seseorang berbohong atau nggak. Kita justru bisa tahu ketika kita tahu sikap dan tingkah laku orang itu saat sedang nggak bohong. Karena, bahasa tubuh bisa diatur untuk terlihat jujur dan wajar. Karena nggak sedikit orang yang mampu menata bahasa tubuh dan kata-kata sehingga terlihat lugu dan polos. Ini kebohongan patologis namanya dan jauh lebih sukar dideteksi!

Ciri kebohongan vokal paling umum adalah jeda dan kesalahan bicara. Ini terjadi disebabkan ketidaksiapan berbohong. Sehingga dia gelagapan, gagap atau terbata-bata dalam mengantisipasi pernyataan atau konfirmasi. Tapi ini juga nggak bisa dijadikan patokan. Kita tetap harus mengetahui perilaku dasar orang itu, apakah dia orang tua, teman atau bahkan kekasih kita.

Karenanya, kita harus mempelajari pola bicara, bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Cermati kapan perubahannya. Hindari pula komunikasi via sms, telpon, ponsel atau email. Karena tanpa berhadapan langsung, kita nggak bisa mengamati perubahan-perubahan yang terjadi dan seseorang akan lebih mudah berbohong.

Jika kecurigaan meningkat, kita bisa menjebak tersangka dalam situasi yang nyaman dan santai. Jika tersangka merasa aman, pertahanan diri mereka akan terbuka dengan sendirinya. Disini, kita bisa mempelajari mimik, gerakan dan tingkah laku asli mereka. Untuk menjebak, kitapun jangan segan untuk ikut berbicara dengan gaya mereka.

Seorang pembohong sangat benci menjelaskan secara detil dan terperinci! Karenanya kita harus bermain dengan detil dan hal-hal kecil. Detil menyulitkan pembohong mengingat apa saja yang telah diungkapkan. Merekapun bisa tergelincir mengungkapkan hal-hal yang saling bertolak belakang.

Ketika tersangka sedang bicara panjang lebar, sela dengan berbagai pertanyaan atau pernyataan yang nggak nyambung. Lalu kita giring lagi ke penjelasan dia yang semula. Kemudian baru kita bisa melihat apakah ada kejanggalan dalam paparan mereka.

Pembohong yang paling terlatih pun tidak mampu mengendalikan gerak spontan otot-otot bagian atas wajah. Karena otot wajah bagian atas bereaksi sangat cepat sesuai emosi seseorang. Karenanya, kita harus jeli dalam melihat berbagai perubahan ekspresi wajah bagian atas orang lain.

Tapi mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan kebohongan. Agar nggakdibohongi atau memancing orang lain untuk berbohong, kita harus membuat situasi yang kondusif untuk berkata jujur. Ini akan mempermudahnya untuk menghindari bohong dan berkata apa adanya. Semua harus diberi peluang yang sama untuk jujur. Jadi kita harus mendengar percakapan dengan tenang, sabar dan positive thinking!

Sabtu, Agustus 25, 2007

Tangkal Patah Hati

Jangan biarkan sudut-sudut matamu berkeringat, apalagi air mata! Tarik nafas dalam-dalam. Tarik perlahan lewat hidung, tahan, hembuskan perlahan lewat mulut. Begitu terus, tarik, tahan, hembuskan! Tarik, tahan, hembuskan! Usahakan tersenyum, sehingga walau hati panas, kepala tetap dingin.

Sudah tenang? Sekarang, ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan sebelum bisa merekatkan keping-keping hati yang sedikit berserakan – bukan hancur lebur atau bahkan porak poranda loh! Toh, dunia belum akan kiamat koq! Berikut beberapa tips penting yang harus kamu baca, perhatikan dan renungi untuk kemudian dilakukan, supaya kamu nggak perlu lama-lama mellow dan akhirnya demen dengerin lagu-lagunya Kangen Band. Sekarang kau pilih, diriku atau dirinya ... Hiks.

Hapus Kesedihan!
Sebenarnya seh, kamu nggak perlu buru-buru melupakan semua yang terjadi. Sedih ya sedih! Berikan waktu satu dua hari untuk merenung. Bahasa kerennya kontemplasi. Merenungi semua yang terjadi, mengevaluasi apa-apa yang telah dilewati, jujur pada hati nurani. Tapi jangan kayak Wiro Sableng ya, terus kamu bersemedi, bertapa dan nyari wangsit di Gunung Gede!

Teriak sepuas-puasnya juga bisa jadi pelampiasan koq. Tapi harus pada tempat dan waktu yang sesuai loh! Nggak sembarangan. Lihat orang mirip doi, teriak. Dengar lagu kenangan, teriak. Atau kalau nonton sinetron yang kisahnya rada-rada mellow, teriak! Makan pempek sambil digendong, Capek dong...

Saat nonton konser band yang paling anyar, kamu bisa teriak sepuasnya. Pergi ke Dufan atau taman bermain dan naik wahana-wahana yang menegangkan, kamu juga bisa teriak kenceng-kenceng! Karena dengan teriak, sebagian beban dan rasa sedih kamu bisa berkurang loh. Hilang, terbang, bersamaan dengan hilangnya teriakan yang dibawa angin. Coba deh!

Lupakan Masalah!
Jangan didramatisir! Jangan pernah merasa kamu makhluk paling merana di Indonesia, di Asia atau bahkan didunia! Nggak perlu terus menerus menganggap hanya masalahmu yang paling gede. Ini akan bikin kamu makin terpuruk. Buka hati, buka pikiran dan coba untuk lebih santai. Enjoy aja! Masalah besar harus dianggap kecil dan masalah kecil harus dianggap bukan apa-apa. Nah, urusan patah hati itu masuk kategori masalah kecil, seperti kutu di badan gajah.

Apalagi kalau kamu harus mengurung diri, ngelamun, serasa hidup sendiri. Dipanggil nggak nengok, disapa nggak jawab, dicubit nggak terasa. Bengong aja! Hati-hati, bisa kesambet loh! Hehe4x... Percuma mengingat-ingat masa lalu yang pahit, getir, menyakitkan. Kalau kata TOFU, lupakan saja semua rasa cinta yang ada! Anggap tak pernah ada sesuatu antara kalian berdua. Cukup jadikan semua yang telah terjadi sebagai pengalaman, guru yang terbaik. Flashback hanya akan bikin pikiran semakin mumet dan sakit hati.

Senyum, Tertawa, Ngakak
3 Hal diatas akan merubah muka kamu yang sebelumnya ditekuk, masam dan bermuran durja menjadi sedikit bersemu, lebih ceria dan terlihat bergairah. Nggak percaya? 3 hal diatas akan membuat otot-otot mukamu relaks dan mengurangi ketegangan syaraf disana-sini. Coba deh! Kamu bisa baca komik atau buku humor, nonton film kartun atau komedi dan bercanda dengan orang-orang terdekat kamu...

Masih kurang? Bikin sensasi, buat hidup kamu lebih berwarna! Buat sesuatu yang agak-agak abnormal dan sedikit konyol. Syaratnya, harus sesuatu yang berguna loh! Kamu bisa bantu pemda melakukan fogging seorang diri di kelurahanmu. Lumayan loh, selain untuk memperbesar otot, demam berdarah dengue (DBD) di lingkunganmu juga bisa berkurang.

Bisa juga kamu memborong pakaian dan buku saat diskon besar lalu dibagi-bagikan ke rumah singgah, panti asuhan atau yayasan yatim piatu. Hobi tersalur, bibir tersenyum dan hatimu pun bangga telah membuat sensasi yang berguna. Dan yang paling hebat, kamu bisa baca situs Museum Rekor Indonesia (MURI) dan pilih rekor mana yang bisa kamu pecahkan. Terus, lakukan! Dijamin semua orang terdekat dan keluargamu akan bangga!

HAVING FUN
Ini dia cara terakhir dan jurus pamungkas setelah semua tips tadi kamu lewati! Tanamkan niat untuk membahagiakan diri sendiri. Lupakan sejenak orang lain. Setelah niat, baru buat rencana dengan matang dan harus direalisasikan!

Gimana kalau KABAR – karaoke bareng? Seru tuh! Kamu bisa bernyanyi bersama teman-teman atau keluarga. Nggak peduli suara mau semerdu para peserta Idols dan KDI, atau mungkin juga separau burung gagak. Yang penting, ekspresikan diri! Nggak usah malu-malu. Anggap saja diri kamu Gita Goetawa atau Tompi. Waktunya pun bebas, karena hampir semua karaoke keluarga buka sampai tengah malam, jadi kamu bisa leluasa.

MIRC. Malam Ini si Romli Chatting lagee... Itu seh lagunya T-Five. Maksudnya, buka internet yuk! Sekedar kirim email, buka friendster atau chatting?!?! Ide bagus kan? Asal jangan buka situs yang neko-neko! Nanti bukannya otak jadi dingin justru makin panas. Hehe4x...

Busway Invation. Nggak usah dulu sering-sering naik mobil pribadi. Selain penghematan juga untuk cari suasana baru. Tapi juga nggak perlu naik kendaraan umum yang penumpangnya penuh sesak. Yang ada malah suntuk karena desak-desakan, atau dompet raib kecopetan. Hiks... Coba naik busway, jauh dekat cuma Rp. 3.500,-. Murah, meriah. Sekedar menyusuri beberapa koridornya sambil menikmati pemandangan yang dilewati. Atau turun di beberapa titik yang menarik untuk dikunjungi. Kamu bisa turun di Ancol dan menghabiskan waktu di pantai. Turun di Monas dan mengunjungi Museum Gajah. Berhenti di ITC Cempaka Mas dan belanja murah. Apapun, seharian bersama Transjakarta, bis kebanggaan ibukota. Hehe4x...

Ganti Hobi. Nggak perlu drastis cukup ganti suasananya saja. Kalau dulu lebih suka lagu pop, coba sejenak beralih ke dangdut. Kalau dulu sering banget nonton film di bioskop, coba sekali-sekali nonton pementasan teater di Taman Ismail Marzuki (TIM) atau Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Kalau dulunya sering dugem, coba perbanyak berdoa. Siapa tahu dengan segala hal yang berubah, bisa memberi aura dan inspirasi baru. Ya nggak?

TP alias Tebar Pesona. Apa kata dunia nanti? Loh... nggak masyaalah! Nggak ada salahnya khan sekali-sekali menampilkan pesona diri kamu di depan orang banyak? Biar semua orang tahu siapa diri kamu! Ciee... Bisa dengan ganti penampilan dan beredar di tempat-tempat gaul Menghidupkan lagi kemampuan meramal dan rada-rada gombalnya. Atau, bahkan menelpon temen curhat, gebetan sampai mantan kamu. Siapa tahu justru ada yang nyambung? Gutlak!

Minggu, Agustus 19, 2007

Puzzle Cinta

Jika berurusan dengan makhluk bernama cinta, perilaku kita seringkali anomali. Entah cinta pada siapa, dengan apa, saat kapan dan dimana. Apalagi cinta yang masih tumbuh dan sedang hangat-hangatnya bersama pasangan yang benar-benar awam tentangnya; kita bisa menyebutnya kekasih, pacar, kesayangan, calon pasangan sehidup semati, istri atau suami masa depan.

Seorang yang egois dan narsis dapat mendadak rela menggadaikan harga dirinya untuk bersimpuh memuja-muja kekasih pujaannya, bahkan menangis meraung dan meronta jika tertimpa masalah pelik atau cintanya tertolak – bertepuk sebelah tangan. Atau seorang yang bijak dan pandai bisa tiba-tiba kehilangan akal sehat dengan meradang marah hingga bertingkah anarkis ketika cemburu atau bila dambaannya direbut pesaing abadi.

Ya... sebagai anugerah terindah dari Tuhan kepada semua makhluk tanpa pandang bulu, Cinta bisa menyatukan perbedaan; beda status, beda usia, beda gaya hidup, beda pemahaman. Tuhan pernah berfirman dalam Ar-Ruum ayat 21 “... dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih sayang...”. Ini yang lalu diimplementasikan menjadi empati, suka, cocok... kangen! Kita harus merawat rasa itu untuk tidak dominan di hati, pikiran dan tingkah laku.

Karena jika menguasai ketiganya, rasa itu akan mengalahkan Tuhan, menjauhkanNya dari pikiran dan mengusirnya dari hati. Jangan sampai cinta mengejawantah menjadi Tuhan, atau yang lebih parah apa dan siapa yang kita cintai mengkudeta posisi Tuhan. Apa namanya punya banyak Tuhan kalau bukan musyrik?

Hati kita adalah perahu yang ketika akan menuju tambatannya hanya punya dua pilihan; melubangi hingga karam seperti yang dilakukan Khaidir atau menjaga dari metafor ombak dan badai. Itu semua tergantung si empunya, karena sosok terkecil ini berpengaruh besar; jika baik, maka baiklah seluruh jasad dan jika buruk maka buruklah seluruh tubuh. Menjaga hati tidak semudah apa yang sering diumbar oleh kyai populer dari Bandung, apalagi harus menyatukan dua hati yang meskipun warna dan bentuknya sama tapi esensinya berbeda.

Karena hati adalah variabel riset yang paling otoriter dan tidak terkontrol sekaligus paling rapuh dan sensitif. Saat kita mencoba melakukan unifikasi, maka dimungkinkan terjadi gesekan, benturan, singgungan hingga memar, iritasi dan luka menganga. Tidak ada yang mulus...

Karena dua hati adalah dua kepingan yang seharusnya menyatu walau sudah lama terpisah. Jika bisa digenggam, tiap hati punya lekukan dan sudut yang berbeda. Belum lagi jika diukur, maka hati itu punya panjang, lebar dan radius yang beragam. Maka menjadi penting untuk mencari kepingan yang pas dan sesuai dengan keping milik kita. Repotnya, untuk hal yang satu ini kita tidak bisa terlalu sering bongkar pasang mencocokkan dengan semua keping yang tersedia.

Namun kita bisa belajar dari pengalaman. Bagaimana dua keping hati yang tidak terlalu cocok bisa coba disatukan, meski harus membuat salah satu atau keduanya lecet, goyah, retak bahkan hancur. Itu semua pengorbanan dan awal dari akhir – bukan akhir dari awal. Proses selanjutnya adalah dialektika – kerjasama dua arah, yaitu merekatkannya dengan erat. Bagaimana membuat adonan lem yang cocok dan memeliharanya tetap terpasang di tempat yang baik dan benar.

Pada akhirnya semoga Tuhan menanamkan cinta dalam hati kita, menyandingkan kita dengan hati yang mencintai Tuhan dan diberi petunjuk untuk melakukan segala hal menuju cintaNya. (Nidy & Zul; Buat Kalian berdua. Kini buat Kami)

Selasa, Agustus 14, 2007

Saat Hubungan Mendingin...

Di masa-masa awal pacaran, semua terasa indah. Hanyalah dirimu yang kumau, Tiada yang lain di hatiku, kata Judika. Dunia serasa milik berdua. Ada keyakinan kuat tentang cinta yang terjalin, takkan tergoyahkan sampai ajal memisahkan.

Wuih! Tapi, setelah berlangsung beberapa lama, kejenuhan mulai menyerang, rasa tertekan timbul dan egoisme muncul ke permukaan. Akhirnya, hubungan tersebut berujung nggak bahagia dan berakhir pada perpisahan! Hiks.

Sebenarnya, hal tersebut nggak perlu terjadi dan masih dapat dihindari! Hanya terkadang solusi di depan mata nggak terlihat dan masalah di seberang lautan tampak jelas. Bila saat ini kamu sedang menghadapi masalah serupa, beberapa tips dibawah ini mungkin dapat membantu. Semoga!

Ingat Komitmen Awal
Pada awalnya, semua pasangan pasti punya komitmen. Namun, setelah beberapa lama, hal tersebut mungkin sudah terlupakan atau hilang sama sekali. Untuk menjaga agar lokomotif cinta tetap berada di relnya yang benar, ingat kembali komitmen kamu dan pasangan kamu dulu. Karena, sedikit banyak komitmen awal tadi akan menyejukkan suasana hingga kompromi lebih mudah tercipta. Ciee...

Ambil Jarak Dulu!
Menjauh adalah obat yang manjur kala hubungan mulai basi. Ambillah jarak untuk sementara dari pasangan kamu. Boleh dengan kontemplasi, merenung seorang diri di tempat terpencil dan jauh dari peradaban. Busyett... Bisa juga dengan pergi ke rumah sohib, matikan semua alat komunikasi dan selesaikan pertarungan winning eleven kamu di PS3. Seru, seru! Atau mungkin, menjauhkan diri dari semua bentuk barang yang bisa mengingatkan kamu ke doi. Dan, jika cinta itu masih ada, maka rasa rindupun pasti akan datang menyergap. Kebekuan akan mencair dan kehangatan cintapun kembali menghampiri.

Luangkan Waktu, Buat Kejutan
Bukan sekedar luangkan waktu, tapi menyisihkan waktu lebih banyak. Jadikan pasanganmu prioritas utama untuk pembagian waktu. Kesibukan membuat hubungan merenggang, romantisme hilang dan gairah mati suri. Karenanya, sempatkan waktu seharian hanya berdua dengannya. Nggak ada yang lain! Pergi kemanapun, menonton film apapun atau sekedar ngobrol berdua di teras rumah, seperti saat awal pedekate. Kenangan manis yang tercipta menjadikan cinta kamu semakin menguat. Beri kejutan-kejutan yang nggak pernah dipikirkan olehnya! Nggak usah yang terlalu heboh, tapi nyeleneh. Kotak Cryptex ala Da Vinci, rayuan dan pujian yang direkam dalam kaset gaya Mission Impossible, atau mungkin ciuman unik versi Spiderman?

Change Your Habit!
Ubah kebiasaan kita. Yang satu ini memang lumayan sulit dilakukan. Tapi, tanpa disadari, ada beberapa aspek dari diri kita yang nggak disukai oleh pasangan kita. Namun sepertinya dia malu, enggan atau mungkin takut untuk mengatakannya. Bicarakan baik-baik dan ubah kebiasaan menjadi lebih baik. Terkadang saling mengkritik secara positif dan membangun justru mampu membuat ritme hubungan semakin harmonis dan dinamis. Wuih! Satu hal, katakan dengan hati jangan emosi, agar nggak ada yang tersakiti.

Perbanyak kata-kata ”Sayang”
Sebagian orang jarang mengucapkan kata cinta dan sayang karena menganggap hal itu tidak perlu dilakukan. Jangan salah! Kedua kata itu punya magnet kuat dengan hati pasangan kamu dan bermakna dalam bagi kamu dan pasangan kamu. Katakanlah! Aku cinta kamu, aku sayang kamu, i love you, wo hen ai ni, je t’aime beacoup, ich liebe dich, dan seterusnya. Bagaimanapun caranya, apapun bahasa untuk menyampaikannya. Karena pasangan yang saling mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayangnya mempunyai ketahanan hubungan dua kali lebih lama. Sip, sip! Semoga.

Senin, Agustus 13, 2007

Mendeteksi Pacar Selingkuh

Punya pacar dengan nilai diatas rata-rata dan banyak fans-nya memang beresiko tinggi. Kalau doi tergolong orang yang mudah tergoda rayuan, silau oleh harta atau mudah simpati, maka doi punya potensi besar untuk selingkuh! Hiks. Supaya nggak mudah dibohongi pacar yang selingkuh, berikut beberapa tips yang dapat mendeteksi doi selingkuh atau jujur

Telpon Rahasia
Sebelumnya doi nggak pernah masalah menerima telpon didekatmu. Tapi tiba-tiba sering menerima telpon sambil berbisik atau bahkan menjauh dari kamu saat menerima telpon dari seseorang. Ketika ditanya atau diminta menyebutkan siapa yang menelpon akan menjawab dengan sedikit gugup. Bisa jadi, saat itu dia sedang ditelpon selingkuhannya!

Jawaban Berkelit
Kalau kamu bertanya sesuatu kepadanya, pasti jawabannya lumayan lama dan agak berbelit-belit. Ini karena dia nggak siap dikonfrontasi atau bingung harus jawab apa. Atau sebaliknya, doi memberikan jawaban yang detil dan lengkap padahal nggak ditanya. Mungkin ini untuk menutupi kebohongannya, karena dengan jawaban lengkap kamu pasti nggak terpikir kalau dia berbohong.

Mulai Jarang Komunikasi
Mulai jarang telpon dan kalau ditelpon susah masuknya. Mulai nggak kirim sms dan kalau disms nggak balas, kalaupun balas agak lama. Alasannya banyak dan beragam; nggak bawa hp, nggak ada sinyal, low bat, sibuk sampai hp-nya lagi dipinjam ortu. Hiks.

Bercerita Tentang Lawan Jenis
Buat yang sudah pakar dan ahli selingkuh, mereka justru menceritakan semua teman-teman lawan jenisnya ke kamu. Tujuannya supaya kamu nggak curiga atau cemburu kalau sebenarnya dia sudah jadi teman tapi mesra (TTM) dengan orang yang dia ceritakan.

Nggak Fokus
Saat hangout bareng, jalan santai atau ngobrol, dia nggak fokus! Lebih banyak diam atau bicara sekedarnya. Kalau ditanya, jawabannya seadanya atau bahkan yang keluar lebih banyak kata-kata ”Apa?” atau ”Hah?”. Itu karena hanya fisiknya yang ada didekatmu, sementara pikiran dan jiwanya melayang entah kemana memikirkan selingkuhannya.

Gampang Marah
Saat kamu bertanya hal-hal sepele, dia langsung marah dan defensif. Kamu dianggap nggak pengertian, terlalu banyak menuntut atau bahkan dianggap menyusahkan! Hiks. Padahal sebenarnya itu trik supaya kalian berantem dan akhirnya dia bisa bebas jalan dengan selingkuhannya.

Berubah Sikap
Dia mulai berubah, nggak seperti dulu lagi! Semua kebiasaannya berubah total. Kalau dulu perhatian tiba-tiba cuek abis, kalau awalnya cuek bebek tiba-tiba romantis dan pengertian. Semua jadi terbalik. Intinya, kalau kamu merasa doi mulai berubah, coba telusuri penyebabnya. Bisa juga ikut Harap-harap Cemas (H2C) Desta dan Ari Daging atau bahkan Playboy Kabel.

Ups! Tapi, yang pasti just follow your heart, ikuti hati nurani. Karena biasanya hati nurani tidak pernah berdusta pada kita.

Jumat, Agustus 10, 2007

Suka, Sayang, Cinta

Saat MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku menciummu?"
Saat MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku memelukmu?"
Saat MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama."

SUKA adalah saat melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
SAYANG adalah saat melihatnya kau akan melihat dari hatimu bukan matamu.
CINTA adalah saat melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..."

Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTA menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan."

Pada saat SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA menyukaimu.
Pada saat SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA memilih.
Pada saat CINTA padanya, kau selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun.

SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang berkorban dengan ikhlas.

Jadi sekarang..
tentukanlah siapa orang yang kamu SUKA, SAYANG atau CINTA

Minggu, Agustus 05, 2007

Mencintai Kekurangan Pacar


Kenapa seh dia nggak pernah ngertiin aku?
Duh, cewek gue matre bangeut seh...
Di toko buku ada Jaka Sembung, Cowokku selalu nggak nyambung!”

Dan lain sebagainya. Dan, Masih banyak lagi komentar-komentar ketidakpuasan terhadap kekurangan pacar. Baik disadari maupun nggak, kamu juga pernah membatin atau berpikir seperti diatas khan? Atau bahkan sering? Hii...

Punya pacar pelit atau sebaliknya boros, doi nggak perhatian atau bahkan sangat posesif, pasangan yang kutu buku atau sebaliknya IQ jongkok sampe pacar yang nggak pernah seiring sejalan. ABCD, Aih bo, capek deh!

Meskipun kamu menganggap doi itu soulmate, satria berkuda putih, snow white princess atau pilihan terbaik dan terakhir, tetap saja ada kekurangan yang kadang bikin kamu bad mood dan ilfil. Apakah penampilannya, sifat dan kebiasaan buruk miliknya hingga teman-temannya yang bikin BT. Tul nggak?

Padahal pacar kamu juga sama kayak Rocker, sama-sama manusia! Dan, nobody’s perfect, nggak ada manusia yang sempurna! Begitu juga pacar kamu. Jadi, sedikit percuma kalau kamu mengeluhkan kekurangan pasangan kamu itu. Apalagi kalau kekurangan pacar tersebut dijadikan kendala dan halangan dalam pacaran.

Apalagi, biasanya banyak pacar yang suka melakukan komparasi atau melakukan perbandingan baik dengan mantan-mantannya, pacar teman maupun pacar orang lain. Alasan kamu mencintai dia dan hal-hal apa yang paling menarik dari dirinya sehingga membuatmu suka langsung terkubur gara-gara dibanding-bandingkan! Kamu jadi lupa komitmen dan hati langsung bertanya-tanya apakah dia sudah menjadi pasangan yang tepat? Apakah kalian dapat hidup selamanya sehidup semati? Apakah kamu telah memilih pasangan yang baik dan benar?

Bingung? Pasti! Gejala-gejala itulah yang membuat kamu jadi bad mood dan ilfil tadi. Nggak penting banget seh! Hindari hobi membanding-bandingkan! Hilangkan perasaan-perasaan buruk seperti itu dengan meningkatkan rasa pengertian dan saling menghormati. Sikap saling terbuka juga akan sangat membantu, sehingga nggak akan terjadi misunderstanding atau kesalahpahaman yang nggak perlu. Sehingga perselisihan atau konflik yang bikin jenuh dan letih dapat dihindari.

Kalau sudah saling terbuka dan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing, kamu harus bisa bersikap lebih bijak, lebih dewasa dan berjiwa besar. Jangan hanya melihat kekurangannya, tapi pandanglah segala kelebihan dirinya yang unik, yang belum tentu dimiliki orang lain. Karena sifat manusia itu saling melengkapi, kalau ada sifat buruk pasti juga ada sifat baik yang dapat diandalkan.

So, tunjukkan kalau kamu bukan anak kecil lagi. Cintai segala kekurangan pacar, sehingga bisa menerima dan saling melengkapi. Kalau sudah begitu, dijamin deh kamu akan tetap nyaman dan hubungan kalian semakin hangat. Amin!

Kamis, Agustus 02, 2007

Agar Jangan Dibenci Teman


Jika percakapan seru yang berlangsung di kantin tiba-tiba terhenti karena ada seseorang yang datang, itu tandanya orang itu nggak disukai teman-temannya. Orang kerap dikucilkan karena nggak atau belum dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Dan, menjalani hari-hari sendiri tanpa teman sangatlah nggak menyenangkan! Karenanya, kita harus belajar dan pandai-pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan. Ada beberapa trik simpel untuk memiliki banyak teman;

Pertama, jangan sok you know atau sok tahu! Sifat ini sangat dibenci dan dijauhi karena bisa menyebabkan orang lain merasa digurui. Selain itu, orang lain juga perlu kesempatan berekspresi. Dan, salah satu bentuknya adalah menceritakan apa yang pernah dilaluinya dan berbagai pengalaman. Maka jadilah pendengar setia yang baik. Jangan pernah mendominasi pembicaraan, cobalah untuk tidak terlalu menonjol dalam setiap percakapan.

Kedua, harus banyak bergaul. Gaul man gaul! Sesuaikan diri dengan lingkungan sekitar kita. Tapi ingat, selama hal itu adalah situasi yang positif. Jika teman-teman kita nggak merokok, maka kita harus mengurangi bahkan menghapuskan kebiasaan merokok. Jika teman-teman selalu belajar kelompok, maka jangan pernah melewatkan waktu berkumpul itu. Begitu seterusnya.

Ketiga, pandai-pandailah menyimpan rahasia. Keep the Secret. Jika ada teman curhat, itu tandanya dia mulai mempercayai kita. Jangan sampai kepercayaan itu dikhianati dengan menyebar gosip yang nggak banget! Pilahlah mana-mana yang harus dikubur dalam-dalam dan hanya menceritakan kebaikan sobat-sobat kita. Lagipula nggak semua orang suka gosip dan penggosip. Sebab, mereka juga tak ingin menjadi korban gosip berikutnya.

Keempat, kita harus tahu kapan harus berpihak dan kapan berhadapan atau berbeda pendapat. Kita pasti takkan disukai jika tiap kali ada orang lain yang mengungkapkan pendapat, kita menentangnya. Boleh saja berbeda pendapat, tapi simpan hasrat itu hanya untuk hal-hal yang prinsip saja. Apalagi menjurus ke debat kusir yang tak ada habisnya, hindari itu!


Kelima, kita harus selalu sehat jasmani dan rohani. Rawat kebugaran fisik dan jaga kebersihan hati. Karena dimanapun orang culas, licik dan penipu takkan pernah mendapatkan tempat.

Selasa, Juli 31, 2007

6 Hal Pada Laki-laki Yang Disukai Perempuan

Apa sih yang dicari para perempuan pada laki-laki yang dikasihinya? Wajah setampan Nicholas Saputra, penampilan sekeren VJ Daniel atau body seatletis Primus Yustisio? Ya dan Tidak. Lho? Karena, kualitas dalam hal tertentu masih menduduki peringkat pertama ketertarikan kaum hawa pada soulmate-nya. Apa saja sih? Simak gebetan dibawah ini:

1. Kelembutan
Hari gene, ternyata perempuan masih terkagum-kagum sama laki-laki yang lemah lembut loh! Perempuan sangat menyukai laki-laki yang kalem, pendiam dan tak terlalu banyak bicara. Namun, tetap harus mampu berkomunikasi dengan baik dan nyambung kalau diajak ngobrol.

Buang jauh-jauh pikiran kalau perempuan senang dihujani rayuan gombal! Karena, kaum hawa lebih menghargai bahasa tubuh, seperti tatapan mata penuh kasih, belaian mesra penuh kelembutan atau sedikit kecupan mesra di dahi. Wuih… Sebab perempuan lebih suka diperhatikan dengan penuh kelembutan bukan diceramahi dan digurui.

2. Bulu
Bulu? Ya, Bulu! Sebagian besar perempuan menyukai lelaki yang berbulu. Di betis, tangan, dada hingga wajah. Jadi, kaum metrosexual yang sudah membuat janji waxing atau kikis bulu di salon, cepat-cepat batalkan! Bukan tanpa alasan, hasil penelitian di Zoological Society of San Diego menunjukkan perempuan sangat tertarik dan bergairah dengan tubuh yang berbulu.

Kenapa? Karena, suburnya bulu atau rambut di tubuh menjadi pertanda kondisi tubuh yang sehat dan prima dengan hormon yang aktif. Lelaki berbulu lebat dianggap paling pas sebagai pasangan seksual yang sehat.

3. Ekspresif
Ternyata, kaum hawa sangat menyukai lelaki yang mudah mengekspresikan perasaannya pada teman atau keluarganya. Bisa berupa rangkulan akrab, pelukan hangat hingga belaian sedikit kasar di rambut. Poin lebih tinggi diberikan kepada mereka daripada kaum adam yang cenderung cuek. Karena, para perempuan mengkhayalkan para lelaki itu pasti akan lebih ekspresif lagi kepada mereka.

4. Tidak Sempurna
Sesekali, perempuan juga butuh kaum adam yang tidak sempurna, yang sedikit nakal! Karena kalau keduanya sebagai pasangan selalu tampil sempurna, ujung-ujungnya akan timbul kebosanan dan akhirnya bubar! Hiks. Ketidaksempurnaan justru akan memotivasi untuk saling mengisi dan melengkapi. Itulah seninya berpasang-pasangan.

Sedikit nakal juga akan membuat hubungan selalu dan terus bergairah. Namun, nakal bukan berarti laki-laki harus nyeleneh dan kahirnya berbuat mesum sembarangan. No Way!

5. Kreatif
Nggak perlu pamer perut rata dengan six packs-nya atau dada yang bidang. Ternyata para srikandi lebih menghargai kreativitas cowok-cowok loh! Hasil studi Daniel Nettle, PhD di Newcastle University menunjukkan bahwa lelaki kreatif sangat karismatik di mata para perempuan. Karenanya, kreativitas kita di bidang seni dan budaya – apapun, akan menjadi daya tarik tersendiri di mata mereka.

6. Gadget Freaks
Gadget adalah lambang intelejensia. Entah ini berlaku atau nggak buat kamu. Tapi, perempuan akan sangat terpesona saat pasangannya menunjukkan gadget terbaru dan teknologi mutakhir yang dimilikinya. Apalagi bila sang lelaki dapat menjelaskan fitur-fiturnya. Kamu akan dicap sebagai seorang intelektual. Wow!

Mesin Pencari Kata

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails