Jumat, Agustus 31, 2007

Gim Pelihara Kesehatan Otak

Seiring bertambahnya usia, kemampuan berpikir otak seseorang akan semakin menurun! Guna menundanya, ada sebuah cara unik… Apa? Main Gim! DuhYap! Para ilmuwan mengungkapkan melatih otak dengan program komputer kemungkinan besar dapat menunda penurunan mental terkait pertambahan umur.

Gim, sejak lama mewarnai hidup para remaja dan orang-orang yang berjiwa muda. Namun, produsen gim saat ini semakin aktif membuat gim yang ditujukan bagi kaum tua. Dari hasil penelitian, dengan sedikit berlatih, sebuah gim yang diproduksi Nintendo dan Mattel Inc., kaum tua dapat meningkatkan kemampuan otak mereka.

Para peneliti membandingkan program latihan otak, yaitu Mindfit dengan gim komputer tradisional seperti Tetris. Penelitian melibatkan 121 sukarelawan diatas 50 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama menggunakan Mindfit dan kelompok kedua menggunakan gim tradisional.

Uniknya, kedua kelompok tersebut tidak diberitahu apakah mereka memainkan program latihan otak. Hasilnya menunjukkan, kedua kelompok mendapatkan manfaat. Namun, secara statistik, kelompok yang memainkan Mindfit memiliki peningkatan daya ingat jangka pendek, pembelajaran dan focus yang signifikan.

Ahli Saraf Nir Giladi berkata, kemampuan tersebut sangat membantu kaum lanjut usia ketika mengemudikan kendaraan dan mencegah mereka jatuh. Paling tidak, beberapa daerah kognitif meningkat setelah berlatih dalam waktu relatif pendek.

Cermat Memilih Sekolah...

Lihat SDM yang dimilikinya. Seperti; Guru berkualitas yang mengerti perkembangan anak, memiliki kemampuan interpersonal yang mumpuni dan mampu merangsang minat, bakat dan perilaku yang lebih baik lagi.

Hitung rasio murid dan guru! Jumlah yang tiak berimbang akan mempengaruhi fokus perhatian guru ke anak-anak didiknya.

Cermati program yang diajarkan. Pertimbangkan alternatif aktivitas/ ekstrakurikuler yang ditawarkan. Jangan sampai tuntutan yang diberikan terlalu tinggi bagi anak dan justru membuat mereka malas. Gali informasi sebanyak-banyaknya untuk menentukan aktivitas yang sesuai kebutuhan.

Perhatikan fasilitas sekolah yang diberikan, seperti tempat bermain, perpustakaan, laboratorium dan tempat ibadah. Namun tetap memperhitungkan kondisi keuangan kita, jangan dipaksakan.

Pertimbangkan lokasi dan jarak. Mengharuskan anak menempuh perjalanan yang jauh dan sangat lama akan mempengaruhi kondisi fisik mereka di sekolah. Belum lagi rawannya jalan yang akan mereka lalui dan ancaman penculikan.

Jangan memaksakan anak masuk kelas tertentu sesuai keinginan orang tua. Diskusikan dan serahkan ke pihak sekolah untuk menentukan kelas dan jurusan yang tepat dan tetap mempertimbangkan keinginan anak.

Selasa, Agustus 28, 2007

Mendeteksi Kebohongan Patologis

Bagimana kita tahu kapan orang lain berbohong? Ketika mulutnya bicara! Kenapa demikian? Karena bohong atau dusta sudah sangat mewabah! ”Orang rata-rata berbohong satu atau dua kali dalam sehari” ujar Dr. Charles Ford, psikiater dan profesor di University of Alabama, Birmingham.

Lalu, kapan kita bisa tahu kalau orang lain telah berdusta? Dr. Paul Ekman, profesor psikologi di University of California – San Fransisco dan penulis buku Telling Lies: Clues to Deceit in the Marketplace, Politics and Marriage, mengakui sangat sulit untuk mengetahui orang lain itu sungguh-sungguh berbohong atau nggak.

Bahasa tubuh saja, nggak cukup untuk dijadikan patokan menilai seseorang berbohong atau nggak. Kita justru bisa tahu ketika kita tahu sikap dan tingkah laku orang itu saat sedang nggak bohong. Karena, bahasa tubuh bisa diatur untuk terlihat jujur dan wajar. Karena nggak sedikit orang yang mampu menata bahasa tubuh dan kata-kata sehingga terlihat lugu dan polos. Ini kebohongan patologis namanya dan jauh lebih sukar dideteksi!

Ciri kebohongan vokal paling umum adalah jeda dan kesalahan bicara. Ini terjadi disebabkan ketidaksiapan berbohong. Sehingga dia gelagapan, gagap atau terbata-bata dalam mengantisipasi pernyataan atau konfirmasi. Tapi ini juga nggak bisa dijadikan patokan. Kita tetap harus mengetahui perilaku dasar orang itu, apakah dia orang tua, teman atau bahkan kekasih kita.

Karenanya, kita harus mempelajari pola bicara, bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Cermati kapan perubahannya. Hindari pula komunikasi via sms, telpon, ponsel atau email. Karena tanpa berhadapan langsung, kita nggak bisa mengamati perubahan-perubahan yang terjadi dan seseorang akan lebih mudah berbohong.

Jika kecurigaan meningkat, kita bisa menjebak tersangka dalam situasi yang nyaman dan santai. Jika tersangka merasa aman, pertahanan diri mereka akan terbuka dengan sendirinya. Disini, kita bisa mempelajari mimik, gerakan dan tingkah laku asli mereka. Untuk menjebak, kitapun jangan segan untuk ikut berbicara dengan gaya mereka.

Seorang pembohong sangat benci menjelaskan secara detil dan terperinci! Karenanya kita harus bermain dengan detil dan hal-hal kecil. Detil menyulitkan pembohong mengingat apa saja yang telah diungkapkan. Merekapun bisa tergelincir mengungkapkan hal-hal yang saling bertolak belakang.

Ketika tersangka sedang bicara panjang lebar, sela dengan berbagai pertanyaan atau pernyataan yang nggak nyambung. Lalu kita giring lagi ke penjelasan dia yang semula. Kemudian baru kita bisa melihat apakah ada kejanggalan dalam paparan mereka.

Pembohong yang paling terlatih pun tidak mampu mengendalikan gerak spontan otot-otot bagian atas wajah. Karena otot wajah bagian atas bereaksi sangat cepat sesuai emosi seseorang. Karenanya, kita harus jeli dalam melihat berbagai perubahan ekspresi wajah bagian atas orang lain.

Tapi mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan kebohongan. Agar nggakdibohongi atau memancing orang lain untuk berbohong, kita harus membuat situasi yang kondusif untuk berkata jujur. Ini akan mempermudahnya untuk menghindari bohong dan berkata apa adanya. Semua harus diberi peluang yang sama untuk jujur. Jadi kita harus mendengar percakapan dengan tenang, sabar dan positive thinking!

Ancaman Kematian Bagi Perokok Meningkat

SATU MILYAR orang di abad ini diperkirakan akan mati akibat Rokok! Namun, hal itu bias dicegah jika pemerintah serius membatasi dan melarang rokok. Tobacco Free Initiative WHO menyebutkan saat ini sejumlah langkah preventif bias diambil pemerintah, seperti pajak tinggi dan sarana umum bebas rokok.

Langkah-langkah itu setidaknya dapat mengurangi angka kematian akibat rokok hingga setengahnya pada tahun 2050. Dan sedikitnya puluhan juta nyawa dapat diselamatkan dari produk yang tidak sempurna dan membunuh setengah penikmatnya ini.

Rokok membunuh lebih dari 5,4 juta orang tiap tahun dan setengah diantaranya ada di negara-negara berkembang. Saat ini konsumsi rokok di negara berkembang, terutama kaum remaja meningkat drastis!

Framework Convention Alliance (FAC) – salah satu LSM anti tembakau internasional, menyebutkan sekitar 600 miliar rokok diselundupkan pada 2006 atau sekitar 11% dari konsumsi dunia.

Senin, Agustus 27, 2007

70 % Orang Kantoran Buka Situs Porno Saat Jam Kerja

Anda Termasuk? Pornografi masih menjadi konsumsi tertinggi bagi para pengakses internet. Parahnya menurut majalah online goodmagazine.com, para user ini mengakses situs porno justru pada jam kerja antara pukul 09.00AM - 17.00PM.

Ingin tahu lebih jauh fakta-fakta mencengangkan lainnya tentang pornografi di internet berikut data-datanya:
· 12% situs di dunia ini mengandung pornografi.
· 25% yang dicari melalui search engine adalah pornografi.
· 35% dari data yang diunduh dari internet adalah pornografi.
· Setiap detiknya 28.258 pengguna internet melihat pornogafi.
· Setiap detiknya $89.00 dihabiskan untuk pornografi di internet.
· Setiap harinya 266 situs porno baru muncul.
· Kata "sex" adalah kata yang paling banyak dicari di internet.
· Pendapatan US dari pornografi di internet tahun 2006 mencapai $2.84milyar.
· Pengguna pornografi di internet 72% pria dan 28% wanita.
· 70% traffic pornografi internet terjadi pada hari kerja jam 9.00-17.00.
· Diperkirakan kini ada 372 juta halaman website pornografi.
· Website pornografi diproduksi 3% oleh Inggris, 4% oleh Jerman, dan89% oleh US.
· Website pornografi yang traffic-nya paling tinggi: AdultFriendFinder, menduduki peringkat ke-49 dengan 7.2 juta pengunjung.
· Negara-negara yang melarang pornografi: Saudi Arabia, Iran, Bahrain,Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapura, Kenya,India, Kuba, dan Cina

4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup

"Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh" (John Gray)

Hidup tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih hidup di alam modern yang menyuguhkan beragam resiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan. Nah, tekanan itu membentuk watak, karakter dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Ada empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut.

Tipe pertama, Tipe Kayu Rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini mudah sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi. Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikir positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.

Tipe kedua, Tipe Lempeng Besi.
Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

Tipe ketiga, Tipe Kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.

Tipe keempat, Tipe Manusia Bola Pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya. Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya.

Sabtu, Agustus 25, 2007

Milyaran Receh Tiap Hari untuk Anak Jalanan

Sadarkah Kita, bahwa tiap harinya membuang receh hingga mencapai 10 digit ke jalanan? Mari kita berhitung! Jumlah anak jalanan di Jabodetabek saat ini berdasarkan data terakhir dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencapai 75.000 orang. Pendapatan mereka seharinya bisa mencapai Rp 20.000. Bila Rp 20.000 dikalikan 75.000, berarti kita membuang uang receh (cepek, gopek, seceng) sebesar 1.500.000.000 alias 1,5 milyar perhari!

Kita membuat mereka betah di jalan!
Perhitungan matematis di atas menimbulkan pertanyaan ironik yang besar. Bisa jadi kitalah yang membuat anak-anak itu betah di jalan. Dengan mengamen, mengemis, atau menyodorkan amplop - satu anak jalanan usia SD bisa memiliki penghasilan beda tipis dengan lulusan diploma. Begitu mudah! Tanpa perlu capek-capek sekolah, susah-susah melamar kerja, toh hasilnya sama. Sungguh tidak fair buat mereka yang sudah berusaha lebih besar dan lebih banyak.

Jajan, main PS dan setoran
Mari dukung dan sepakat dengan himbauan Pemda DKI Jakarta, MUI dan salah satu program UNICEF, yakni berhenti memberi uang kepada anak-anak jalanan. Uang yang diperoleh anak-anak marjinal ini tidak mendukung peningkatan kesejahteraan mereka. Jajan, ada di peringkat pertama; main PS atau gim lainnya, menjadi pilihan kedua; terakhir, Setoran ke orang tua atau inang sebagai pelindung mereka di jalanan. Jadi, bocah-bocah ini pun tetap miskin, tetap terancam putus sekolah dan tetap berkeliaran di jalan.

Siapkan biskuit, permen, susu
Setelah memahami penjelasan di atas, keputusan kembali kepada kita semua. Mari, menjadi sahabat anak yang tidak memanjakan tapi melakukan tindakan serta bantuan yang langsung bisa mereka nikmati. Sebagai pengganti uang receh, berikan mereka nutrisi bergizi atau barang layak pakai. Mulai sekarang, sediakan dalam tas atau mobil Anda: biskuit, permen, buah, susu kotak/ botol, atau barang-barang bermanfaat lainnya - yang langsung bisa diberikan saat tangan-tangan kecil itu menengadah di dekat kita.

Sabtu Sial Si Mamet...

Nggak pernah ada yang menduga kalau ternyata, yang namanya SIAL itu ada, NYATA! Ini dialami Si Mamet yang kebetulan sedang pulang bareng dengan penulis dari acara syukuran basecamp JPPM - Jaringan Pemuda Pemberdayaan Masyarakat. Kita berdua menunggang Si Oranye - motor wasiat Si Mamet. Karena penulis minta diantar ke Artha Gading, maka jalurnya harus berputar dulu dari Pasar Pramuka - Salemba - Atrium.

Setelah lewat atrium, kami ambil jalur underpass. Tiba-tiba motor yang kami naiki nggak stabil. Memang sih, Si Oranye yang ramping mudah oleng dan terbiasa goyang. Tapi ini beda! Dan benar saja, ban belakang kempes... Hiks. Motor tetap dipaksakan keluar underpass dan 'diluar dugaan' tepat di sebelah kiri ada TAMBAL BAN.

Awalnya kami berpikir "alhamdulillah, Tuhan masih peduli pada kita". Tapi kami langsung teringat pada pemberitaan media massa beberapa waktu lalu tentang mafia TAMBAL BAN. Duh... benar saja! Korbannya bukan cuma kami, berikutnya di belakang kami ada sekitar 8 motor. Dan, di depan kami ada 4 motor. Total 13 motor, sebuah antrian yang cukup panjang untuk usaha TAMBAL BAN khan?

Harganya pun lumayan mahal! Dari tambal ban normal Rp. 6.000,- ditembak Rp. 10.000,- dan untuk ganti ban dalam dari biasanya Rp. 18.000,- dicharge Rp. 25.000,-. Bayangkan pendapatannya dalam semalam? Pffuih... Karena cukup parah, kami terpaksa mengganti ban dalam. Setelah selesai kami kembali menyusuri jalan menuju Cempaka Putih.

Hiks. Tahu kenapa? Tepat didepan Pom Bensin SHELL, motor kami oleng lagi dan ternyata... kempes lagi dengan keadaan serupa! Ban dalam terkoyak karena terlepas dari pentilnya dan akhirnya - lagi-lagi, harus diganti! "Bang, Kata Bapak Gue Sabtu Memang Hari Sial Gue!" Kata Si Mamet. Sial memang sial, tapi apa yang dilakukan para pengusaha TAMBAL BAN dengan menyebarkan paku di sepanjang Cempaka Putih sangat menyebalkan.

Keluar uang Rp. 50.000,- untuk dua kali ganti ban dalam bukan masalah utamanya. Tapi, perjalanan menjadi terhambat sekitar 30 menit. Buat sobat-sobat ANNAMAniac semua, berhati-hati kalau lewat Cempaka Putih menuju Pulo Gadung, terutama mulai keluar underpass Galur sampai ITC Cempaka Mas. Waspadalah, waspadalah!

Tangkal Patah Hati

Jangan biarkan sudut-sudut matamu berkeringat, apalagi air mata! Tarik nafas dalam-dalam. Tarik perlahan lewat hidung, tahan, hembuskan perlahan lewat mulut. Begitu terus, tarik, tahan, hembuskan! Tarik, tahan, hembuskan! Usahakan tersenyum, sehingga walau hati panas, kepala tetap dingin.

Sudah tenang? Sekarang, ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan sebelum bisa merekatkan keping-keping hati yang sedikit berserakan – bukan hancur lebur atau bahkan porak poranda loh! Toh, dunia belum akan kiamat koq! Berikut beberapa tips penting yang harus kamu baca, perhatikan dan renungi untuk kemudian dilakukan, supaya kamu nggak perlu lama-lama mellow dan akhirnya demen dengerin lagu-lagunya Kangen Band. Sekarang kau pilih, diriku atau dirinya ... Hiks.

Hapus Kesedihan!
Sebenarnya seh, kamu nggak perlu buru-buru melupakan semua yang terjadi. Sedih ya sedih! Berikan waktu satu dua hari untuk merenung. Bahasa kerennya kontemplasi. Merenungi semua yang terjadi, mengevaluasi apa-apa yang telah dilewati, jujur pada hati nurani. Tapi jangan kayak Wiro Sableng ya, terus kamu bersemedi, bertapa dan nyari wangsit di Gunung Gede!

Teriak sepuas-puasnya juga bisa jadi pelampiasan koq. Tapi harus pada tempat dan waktu yang sesuai loh! Nggak sembarangan. Lihat orang mirip doi, teriak. Dengar lagu kenangan, teriak. Atau kalau nonton sinetron yang kisahnya rada-rada mellow, teriak! Makan pempek sambil digendong, Capek dong...

Saat nonton konser band yang paling anyar, kamu bisa teriak sepuasnya. Pergi ke Dufan atau taman bermain dan naik wahana-wahana yang menegangkan, kamu juga bisa teriak kenceng-kenceng! Karena dengan teriak, sebagian beban dan rasa sedih kamu bisa berkurang loh. Hilang, terbang, bersamaan dengan hilangnya teriakan yang dibawa angin. Coba deh!

Lupakan Masalah!
Jangan didramatisir! Jangan pernah merasa kamu makhluk paling merana di Indonesia, di Asia atau bahkan didunia! Nggak perlu terus menerus menganggap hanya masalahmu yang paling gede. Ini akan bikin kamu makin terpuruk. Buka hati, buka pikiran dan coba untuk lebih santai. Enjoy aja! Masalah besar harus dianggap kecil dan masalah kecil harus dianggap bukan apa-apa. Nah, urusan patah hati itu masuk kategori masalah kecil, seperti kutu di badan gajah.

Apalagi kalau kamu harus mengurung diri, ngelamun, serasa hidup sendiri. Dipanggil nggak nengok, disapa nggak jawab, dicubit nggak terasa. Bengong aja! Hati-hati, bisa kesambet loh! Hehe4x... Percuma mengingat-ingat masa lalu yang pahit, getir, menyakitkan. Kalau kata TOFU, lupakan saja semua rasa cinta yang ada! Anggap tak pernah ada sesuatu antara kalian berdua. Cukup jadikan semua yang telah terjadi sebagai pengalaman, guru yang terbaik. Flashback hanya akan bikin pikiran semakin mumet dan sakit hati.

Senyum, Tertawa, Ngakak
3 Hal diatas akan merubah muka kamu yang sebelumnya ditekuk, masam dan bermuran durja menjadi sedikit bersemu, lebih ceria dan terlihat bergairah. Nggak percaya? 3 hal diatas akan membuat otot-otot mukamu relaks dan mengurangi ketegangan syaraf disana-sini. Coba deh! Kamu bisa baca komik atau buku humor, nonton film kartun atau komedi dan bercanda dengan orang-orang terdekat kamu...

Masih kurang? Bikin sensasi, buat hidup kamu lebih berwarna! Buat sesuatu yang agak-agak abnormal dan sedikit konyol. Syaratnya, harus sesuatu yang berguna loh! Kamu bisa bantu pemda melakukan fogging seorang diri di kelurahanmu. Lumayan loh, selain untuk memperbesar otot, demam berdarah dengue (DBD) di lingkunganmu juga bisa berkurang.

Bisa juga kamu memborong pakaian dan buku saat diskon besar lalu dibagi-bagikan ke rumah singgah, panti asuhan atau yayasan yatim piatu. Hobi tersalur, bibir tersenyum dan hatimu pun bangga telah membuat sensasi yang berguna. Dan yang paling hebat, kamu bisa baca situs Museum Rekor Indonesia (MURI) dan pilih rekor mana yang bisa kamu pecahkan. Terus, lakukan! Dijamin semua orang terdekat dan keluargamu akan bangga!

HAVING FUN
Ini dia cara terakhir dan jurus pamungkas setelah semua tips tadi kamu lewati! Tanamkan niat untuk membahagiakan diri sendiri. Lupakan sejenak orang lain. Setelah niat, baru buat rencana dengan matang dan harus direalisasikan!

Gimana kalau KABAR – karaoke bareng? Seru tuh! Kamu bisa bernyanyi bersama teman-teman atau keluarga. Nggak peduli suara mau semerdu para peserta Idols dan KDI, atau mungkin juga separau burung gagak. Yang penting, ekspresikan diri! Nggak usah malu-malu. Anggap saja diri kamu Gita Goetawa atau Tompi. Waktunya pun bebas, karena hampir semua karaoke keluarga buka sampai tengah malam, jadi kamu bisa leluasa.

MIRC. Malam Ini si Romli Chatting lagee... Itu seh lagunya T-Five. Maksudnya, buka internet yuk! Sekedar kirim email, buka friendster atau chatting?!?! Ide bagus kan? Asal jangan buka situs yang neko-neko! Nanti bukannya otak jadi dingin justru makin panas. Hehe4x...

Busway Invation. Nggak usah dulu sering-sering naik mobil pribadi. Selain penghematan juga untuk cari suasana baru. Tapi juga nggak perlu naik kendaraan umum yang penumpangnya penuh sesak. Yang ada malah suntuk karena desak-desakan, atau dompet raib kecopetan. Hiks... Coba naik busway, jauh dekat cuma Rp. 3.500,-. Murah, meriah. Sekedar menyusuri beberapa koridornya sambil menikmati pemandangan yang dilewati. Atau turun di beberapa titik yang menarik untuk dikunjungi. Kamu bisa turun di Ancol dan menghabiskan waktu di pantai. Turun di Monas dan mengunjungi Museum Gajah. Berhenti di ITC Cempaka Mas dan belanja murah. Apapun, seharian bersama Transjakarta, bis kebanggaan ibukota. Hehe4x...

Ganti Hobi. Nggak perlu drastis cukup ganti suasananya saja. Kalau dulu lebih suka lagu pop, coba sejenak beralih ke dangdut. Kalau dulu sering banget nonton film di bioskop, coba sekali-sekali nonton pementasan teater di Taman Ismail Marzuki (TIM) atau Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Kalau dulunya sering dugem, coba perbanyak berdoa. Siapa tahu dengan segala hal yang berubah, bisa memberi aura dan inspirasi baru. Ya nggak?

TP alias Tebar Pesona. Apa kata dunia nanti? Loh... nggak masyaalah! Nggak ada salahnya khan sekali-sekali menampilkan pesona diri kamu di depan orang banyak? Biar semua orang tahu siapa diri kamu! Ciee... Bisa dengan ganti penampilan dan beredar di tempat-tempat gaul Menghidupkan lagi kemampuan meramal dan rada-rada gombalnya. Atau, bahkan menelpon temen curhat, gebetan sampai mantan kamu. Siapa tahu justru ada yang nyambung? Gutlak!

Selasa, Agustus 21, 2007

Sahabatku, Abangku; Kun...

Fayakhun Andriadi adalah anak keempat dari 5 bersaudara pasangan Ir. Haditirto Djoyodirdjo dan Etty Artiadi. Kun – panggilan akrabnya, berasal dari keluarga pekerja keras. Keinginannya menjadi pebisnis ulung sangat cepat terwujud. Dalam usia 19 tahun, ia sudah menjadi direktur utama Argata Raksa – konsultan sistem informasi yang menangani sistem PAD Dati I Irian Jaya, NTT dan Jawa Tengah. Di usia 23 tahun, ia mengabdikan diri sebagai dosen Elektro, Fakultas Teknik Universitas Semarang.

Di tahun 1998, ia memutuskan menikahi Erlina Kumala Esti – anak dari Prof. DR. Muladi yang biasa dipanggil Ike. Istrinya memberi 2 orang putri dan 1 orang putra. Diapun semakin akrab dengan sang mertua, Prof. DR. Muladi dan sering berdiskusi politik dengan intens. Dia pula yang mendorong mertuanya kembali aktif di kepengurusan DPP Partai GOLKAR.

Fayakhun punya hobi yang ia tekuni sejak kecil; Radio Control (RC). Ia tidak hanya menjadi penggemar, kolektor dan pengurus tapi juga pemilik toko dengan lisensi agen dan pemilik sirkuit RC di Senayan. Baru-baru ini ia baru saja menyelenggarakan balapan internasional di sirkuitnya. Prestasi terakhirnya menduduki peringkat 43 dunia dalam ajang dua tahunan RC World Championship yang lalu di Australia dan peringkat tiga nasional.

Lulusan Magister Ilmu Komputer UI yang fanatik dengan angka 2000 (Y2K) ini menjadi pengusaha property di bilangan Senayan dan perumahan di Jakarta Timur. Ia sekarang menjabat sebagai Sekretaris PP BIK Partai GOLKAR, Ketua DPP Ormas Relawan Bangsa, Ketua Umum Ormas Karya Bersatu (OKB) dan Wakil Sekjen DPP Ormas MKGR. Karena tinggal di Jakarta, alumni SMU Negeri 82 ini bertekad memajukan Jakarta. Maju Terus mas... Demi kejayaan bangsa dan negara...

Mesin Pencari Kata

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails